Bocah Obesitas Dengan Berat 100kg Asal Karang Meninggal Dunia

Bocah asal Karawang, Satia Putra diberitakan wafat pada Sabtu (28/9) tempo hari kurang lebih waktu 22. 00 WIB. Satia pernah memperoleh sorotan dari publik lantaran berat badannya yang menggapai 100 Kg.

Awal mulanya pernah terdengar berita jika Satia alami kenaikan berat tubuh selesai disunat 4 tahun yang lalu. Akan tetapi issu itu selekasnya dibantah oleh Nurdin hidayat, bertindak sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

Menurut dia, tidak pernah ada pengamatan atau literatur yang menuturkan jika sunat pengaruhi nafsu makan satu orang. Satia didapati wafat karena asma yang dideritanya kumat. Selanjutnya 4 bukti berkenaan Satia Putra, bocah 7 tahun yang mencuri perhatian warganet itu.

Makan 6 Kali Satu hari

Lantaran nafsu makan yang berlebihan, didapati Satia bisa makan 6-7 kali dalam satu hari. Tidak itu saja, bagian makan untuk Satia juga tidak seperti beberapa anak umumnya. Ya, bagian makan Satia yakni bagian makan untuk orang dewasa.

4 Film Horror Ini Wajib Kamu Tonton di Bioskop Indonesia Oktober 2019

Sunat Tidak Pengaruhi Nafsu Makan

Menurut issu yang menyebar, satia alami penambahan nafsu makan selesai disunat 4 tahun yang lalu. Akan tetapi, issu ini sudah dibantah oleh Nurdin hidayat, bertindak sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Beliau memiliki pendapat, jika nafsu makan Satia benar-benar tidak dikontrol oleh sunat yang dikerjakannya 4 tahun yang lalu.

Jenis Hidup yang Butuh Arahan

Banyak medis yang mengatasi Satia memperjelas, bocah itu alami obesitas karena skema makan yang terlalu berlebih juga jarang-jarang sekali gerak. Awal mulanya Nurdin Hidayat memang udah memberi saran jika kebiasaan hidup serta skema makan Satia butuh jadi perhatian serta diperlukan arahan.

Obesitas Warning

Karena skema makan yang tidak lumrah, berat tubuh Satia alami kenaikan yang cukup cepat. Serta sebelum wafat, berat tubuh Satia menggapai 110 Kg.